Motivasi dari Guru Danau

22 Januari 2010 Catatan Mang Hadi

Pada sebuah kesempatan dan entah karena apa, tiba-tiba saja saya mendapatkan kabar dari Pak H. Asra bahwa saya dipanggil dan diundang oleh Bapak K.H. Asmuni atau yang lebih dikenal nama Guru Danau untuk bertandang ke kediaman beliau.

Mang Hadi Bersama Guru Danau

Bersama Guru Danau

Tak perlu menunda waktu, saya dan beberapa rekan segera berangkat untuk memenuhi undangan beliau. Sesampainya di kediaman Guru Danau, saya melihat sudah banyak sekali tamu yang menunggu waktu untuk bertemu dengan beliau.

Karena memang datang belakangan setelah menempuh perjalanan dari Banjarbaru, tentu saja saya harus ikut menunggu giliran, antri sebagaimana yang lain.

Seiring waktu, tamu Guru Danau yang juga merupakan pimpinan Majlis Taklim Darul Aman perlahan-lahan habis dan tibalah giliran saya dan rombongan di sambut oleh beliau. Setelah mengucapkan salam, sayapun memperkenalkan diri kembali.

“Guru, ulun Hadi Soesilo, dari Banjarbaru. Alhamdulillah dapat memenuhi undangan Guru”, lebih kurang ucap saya pada beliau.

Guru Danau, sosok yang ramah dan selalu mengajak kepada jamaah untuk selalu aman, ruhui dan rahayu tersebut ternyata menyambut dengan kalimat yang sama sekali tak saya duga. “nah.. ini Walikota Banjarbaru akan datang”, ucap beliau.

Tentu saja mendengar ucapan beliau tersebut saya kaget, bagaimana bisa, sementara pilkada atau pemilihan Walikota Banjarbaru saja belum dimulai. Itulah yang saya ucapkan pada beliau, “Balum Guru ai, pemilihannya aja belum dilaksanakan”.

“Kada, aku sudah melihat, ikam nang jadi walikota Banjarbaru kaina”, kembali Guru Danau berucap. Menanggapi ucapan beliau, saya hanya bisa berkata, “amiin…”. Demikian pula rekan satu rombongan dari Banjarbaru. “Terima kasih banyak atas doa pian Guru”, ucap saya pada beliau.

Saya memang tak memungkiri kenyataan, bahwa berniat untuk mengabdi untuk Kota Banjarbaru melalui jalur pemilihan Kepala Daerah atau pemilihan Walikota Banjarbaru pada Juni 2010. Apa yang saya alami dalam silaturahmi kepada KH. Asmuni atau Guru Danau tersebut saya sikapi sebagai sebuah motivasi. Selain itu semua, tentu juga saya mohon doa restu dan dukungan dari masyarakat Kota Banjarbaru sendiri.

• Sebarkan info ini pada ...
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • StumbleUpon
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

yang penting jangan menjual agama demi jabatan ya… ^_^

Oleh yadie, 4 Februari 2010

iya…. tp jaga nama baik guru yah…

Oleh muhlis, 16 Maret 2010

AsSallammuallaikum…~

“ingat’takan… samu’an nya ngintu amun nya kada Tolong nya ALLAH Ta’ala… kada kawa jua…~” [:->

Wassallammuallaiku…Wr.Wb

 

Terima kasih bagi Anda yang telah menyampaikan komentar pada media online resmi Drs. H. Hadi Soesilo | Mang Hadi. Demi keteraturan, komentar yang bersifat umum dan tidak sesuai konten harap disampaikan pada Buku Tamu.

« | DEPAN | »